Epic Games Akhirnya Rilis Fortnite di Google Play Store

Fortnite. Dok: twitter/ FortniteGame

Jakarta, Talamedia.id – Epic Games akhirnya menyerah kepada Google soal pertikaian untuk tidak merilis game Fortnite versi mobile di Android via Play Store. Mereka beralasan Google telah mempersulit posisinya di ekosistem Android.

18 bulan lalu Fortnite versi mobile tersedia di Android tapi tidak lewat Google Play Store. Penggunanya harus mengunduh lewat toko aplikasi Samsung atau terlebih dahulu memasang launcher Epic Games melalui file APK.

Dikutip dari The Verge, Epic Games mengakui bahwa ekosistem Google mempersulit cara mereka yang diambil bagi gamer di Android. Misalnya notifikasi bahwa cara mengunduh tersebut tidak aman bahkan dianggap sebagai malware.



“Setelah 18 bulan Fortnite tersedia di Android dari luar Google Play Store, kami akhirnya sadar. Google membuat software yang diunduh dari luar Google Play Store merugi baik dari sisi teknis maupun bisnis. Muncul notifikasi keamanan terus menerus dan larangan dukungan layanan operator seluler,” tulis Epic Games.

“Google menganggap semua software pihak ketiga sebagai malware, dan Google Play Protect memblokir semua software yang berasal dari luar Google Play Store,” lanjut Epic Games.


Diketahui bahwa mengunduh aplikasi atau software dari luar Google Play Store, misal lewat format APK, memang tidak pernah dianjurkan. Alasannya, software yang tidak melalui Google Play Store dianggap tidak melalui moderasi dan sistem keamanan Android.

Padahal selama ini aplikasi yang tersedia di dalam Google Play Store juga kerap dilaporkan berisi malware. Epic Games akhirnya gagal memperjuangkan hak developer game untuk bisa mengumpulkan dana lebih banyak untuk pengembangan.

Google menerapkan sistem komisi 30 persen. Jadi setiap transaksi yang terjadi di dalam aplikasi atau game yang dipasarkan lewat Google Play Store sebanyak 30 persen akan masuk ke kantong Google. Hal ini dikritik bagi Epic Games yang mewakili suara developer independen.

Pandangan ini juga yang kemudian menginspirasi Epic Games merilis layanan Epic Games Store untuk platform PC sebagai pesaing layanan Steam. Dominasi Steam juga dianggap tidak adil karena mengambil komisi yang besar dari setiap penjualan game.