Madame & Toean Merilis Single Terbaru Berjudul “L’arc en ciel”

Mengemban filosofi melihat perbedaan selayaknya memandang keindahan 7 warna pelangi. Foto: Madam & Toean Official

Bandung, Talamedia.id – Grup musik asal Kota Bandung, Madame & Toean merilis single terbaru berjudul “L’arc en ciel” pada Jumat, 21 Februari 2020 lalu.

Perilisan lagu dari grup beranggotakan Rahma Sekar Savitri (vokal), Charly Septriana (gitar), Taufik Hidayat (gitar), Ilham Septia (kontrabas), Mega Ariani (Selo) dan Indira E. Hartanto (biola) ini merupakan langkah lanjutan pasca mengenalkan debut mereka “Bonjour” dua tahun silam. 

Dalam hematnya, lagu “L’arc en ciel” membawa cerita tentang indahnya perbedaan. Pemilihan diksi “L’arc en ciel” diambil dari citra Pelangi , lalu dianalogikan dengan garis atau karakter warna yang dimiliki pelangi itu sendiri yakni tujuh karakteristik warna.



Meski berbeda satu sama lain namun tetap indah dipandang mata. Lebih jauh, kemunculan pelangi pun selalu dinanti dan dirindukan.

“Karena mengandung 7 warna itu justru pelangi terlihat indah. Harusnya begitu pula dengan cara memandang perbedaan di kehidupan,” ujar Rahma Sekar Savitri selaku sosok di balik penulis lirik.

Karenanya dengan lahirnya lagu ini Madame & Toean ingin mengajak para pendengarnya untuk melihat dari sudut pandang positif terhadap pelbagai perbedaan.

Madame & Toean – “L’arc en ciel” on Spotify

“Kami berharap para pendengar bisa melihat suatu perbedaan itu bukan lagi untuk menjadi jurang pemisah melainkan menjadi keindahan yang dapat mempersatukan”.

Lagu “L’arc en ciel” turut dibarengi oleh ilustrasi.

Merujuk pada usungan bunyi yang dipatri oleh Madame & Toean sebagai identitas, “L’arc en ciel” sendiri  menawarkan palet musik bergaya gypsy Jazz ’40-an namun kali ini lebih dikembangkan ke bebunyian swing. Dominasi gitar akustik dan sentuhan suasana alat musik gesek menjadi sajian utama kemasan lagu.

Sedang secara lirikal, “L’arc en ciel” dibungkus dengan dua pendekatan bahasa, yakni bahasa Prancis dan Indonesia. Palet-palet yang dipilih menjadi sajian ini membuat lagu “L’arc en ciel” terdengar unik dan tentu saja syarat makna.

Madame & Toen menunjuk seniman muda asal Bandung bernama Lutfil Hadi (@sakadang_keos) untuk mencoba menggambarkan makna dari lagu secara menyeluruh.



Tekstur yang digambarkan menampilkan bunga dengan muatan positif penuh warna yang bersumber dari objek gambar di maksud atau salah satu bunga yang filosofis. Pesannya tersirat; selayaknya bunga, bahwa setiap hari kita harus terus berlaku ceria, penuh akan warna, setali juga dengan keindahan pelangi itu sendiri.

Lagu berdurasi tidak lebih dari lima menit ini sudah bisa didengar dipelbagai layanan musik streaming seperti Spotify, iTunes, Deezer dan lain sebagainya.


MADAME & TOEAN (dibaca: Madam dan Tuan) merupakan grup musik yang terbentuk di Kota Bandung pada tanggal 9 Juli 2016. Pembentukannya bermula dari ketertarikan tiap personil Madame & Toean terhadap musik Jazz, Terutamanya musik Jazz era ’40-an dari dua negara berbeda, yakni Prancis dan Indonesia. Madame & Toean beranggotakan Rahma Sekar Savitri (vokal), Charly Septriana (gitar), Taufik Hidayat (gitar), Ilham Septia (kontrabas), Mega Ariani (selo) dan Indira E. Hartanto (biola). 

Madame & Toean bersepakat menawarkan jenis musik gypsy jazz, namun dengan sentuhan tambahan seperti ragtime, swing dan lain-lain, sebagai citra musikal. Secara filosofi, Madame & Toean adalah representasi dari kawin silang budaya Prancis dan Indonesia. Dua kata ini kemudian ditulis ejaan masing-masing Negara. Madam ditulis bergaya Prancis, “Madame”, sedangkan Tuan ditulis dengan gaya ejaan lama yaitu “Toean”.

Probo Agung Laksono
Reporter