Polemik Lirik Aisyah Istri Rasulullah

Tangkapan layar video cover Nissa Sabyan – Aisyah Istri Rasulullah. Dok: youtube/sayban

Jakarta, Talamedia.id – Seminggu diunggah, lagu “Aisyah Istri Rasulullah” yang dinyanyikan Syakir Daulay berada di deretan pertama trending YouTube Indonesia. Bahkan, hasil cover dari penyanyi lain juga berada di deretan trending YouTube.

Lagu “Aisyah” dalam versi religi akhirnya muncul pada Agustus 2017. YouTuber Malaysia bernama Mr Bie yang mempopulerkannya di akun Vitaminbie. Mr Bie mengemas ulang lagu “Aisyah” ini dengan beberapa perubahan. Namun, saat itu lagu itu belum begitu populer.

Kini lagu yang telah dibeli lisensinya oleh Syakir Daulay trending di youtube mancapai 32 juta, Rabu (8/4). Lagi itu ramai dinyanyikan ulang (cover), tak terkecuali oleh penyanyi Nissa Sabyan yang trending pertama genre musik di Youtube dengan 27 juta penonton mencuri perhatian.



Polemik mengenai lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah masih menjadi perdebatan panjang dari sejumlah pemuka agama dan umat Islam. Belakangan, pendakwah kondang ustaz Abdul Somad atau UAS, ikut mengemukakan pendapat terkait hal itu.

Permasalahan bermula dari sebagian orang yang berpendapat bahwa lirik lagu tersebut tidaklah sopan. Pasalnya, nama Aisyah yang mulia sebagai istri Nabi Muhammad SAW disebut tanpa menambah embel-embel gelar atau panggilan yang layak.

Dikutip dari video yang diunggah di Instagram Uztadz Abdul Somad, ia mengatakan, permasalahan dalam polemik mengenai lirik lagu Aisyah Istri Rasulullah dapat diumpamakan dengan sebuah kejadian. Misalnya, kata dia, ada seorang keponakan yang bertanya kepadanya mengenai sosok neneknya.

Menanggapi pertanyaan dari kalangan muda, UAS pun menceritakan tentang sosok ibunya dengan bahasa yang mudah dimengerti oleh keponakannya itu. “Maka saya ceritakan Aisyah itu pipinya merah, kemudian mesranya dia (dengan Nabi Muhammad). Karena begitulah bahasa (anak) milenial,” kata dia.

Dok: instagram/uztazdabdulsomad_official

Namun, permasalahan terjadi saat bahasa dan ungkapan tersebut didengar oleh kakak laki-laki dari sang ibu. UAS berpendapat, dia pasti akan marah jika mendengar cerita yang ia sampaikan kepada keponakannya.

“Alhamdulillah beberapa hari ini kan sudah ada syair yang baru. Tidak lagi menyebut Aisyah saja, sudah pakai Siti Aisyah, Syaidah Aisyah. Saya percaya kritik mengkritik ini tidak menjatuhkan tapi menyelamatkan kita semua,” ujarnya.

Pro dan Kontra Lirik Aisyah

Sedangkan, Yahya Zainul Ma’arif atau dikenal Buya Yahya angkat bicara mengenai lagu Aisyah Istri Rasulullah. Lagu tersebut memang jadi kontroversi lantaran liriknya dinilai kurang pantas untuk menggambarkan Aisyah RA. Buya Yahya kemudian usul agar lirik lagu itu diubah.

“Ulama memberi rambu-rambu di sini. Kami yakin ada rindu safaat Rasulullah, kami yakin Anda semua adalah orang yang ingin mulia bersama Rasulullah, dan termasuk yang membuat syair InsyaAllah tidak terlintas di hatinya untuk merendahkan istri Rasulullah,” kata Buya Yahya mengawali di channel Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah baru-baru ini.

“Cuma kalau ternyata ada syair yang perlu dibenahi ayo kita benahi bersama mungkin ada pakar ahli dalam membuat syair diubah syairnya,” katanya lagi.

Lagu “Aisyah Istri Rasulullah” mengungkap romantisnya kisah cinta Nabi Muhammad SAW dengan Aisyah RA.

Lirik Aisyah Istri Rasulullah

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merahnya pipimu
Dia Aisyah putri Abu Bakar
Istri Rasulullah

Sungguh sweet Nabi mencintamu
Hingga Nabi minum di bekas bibirmu
Bila marah, Nabi kan memanja
Mencubit hidungnya

Aisyah..
Romantisnya cintamu dengan Nabi
Dengan Baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau di samping Rasulullah

Aisyah
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta ya Aisyah, ya Humairah

Hooo.. Hooo.. Hoo..

Mulia indah cantik berseri
Kulit putih bersih merahnya pipimu
Dia Aisyah putri Abu Bakar
Istri Rasulullah

Sungguh sweet Nabi mencintamu
Bila lelah Nabi baring di jilbabmu
Seketika kau pula bermanja
Menyikat rambutnya…

Aisyah..
Romantisnya cintamu dengan Nabi
Dengan Baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau di samping Rasulullah

Aisyah..
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta ya Aisyah, ya Humairah

Aisyah..
Romantisnya cintamu dengan Nabi
Dengan Baginda kau pernah main lari-lari
Selalu bersama hingga ujung nyawa
Kau di samping Rasulullah

Aisyah..
Sungguh manis oh sirah kasih cintamu
Bukan persis novel mula benci jadi rindu
Kau istri tercinta ya Aisyah, ya Humairah
Rasul sayang, kasih Rasul cintamu

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter