Mau coba travelling solo backpack? Simak tipsnya!

Ilustrasi Solo Backpaker. Foto: Pixabay

Talamedia.id – Pergi liburan bersama keluarga atau teman emang paling seru. Main di theme park, berjemur di pantai, sampai kulineran, selalu jadi momen yang ditunggu saat bersiap untuk berlibur. Tapi, apa rasanya kalau itu semua dilakukan seorang diri?

Untuk sebagian orang, memang aneh rasanya jika harus berkegiatan sendiri, apa lagi liburan. Tapi, gak ada salahnya loh coba solo travelling, apalagi backpacker-an! Selain nyoba untuk keluar dari zona nyaman, bisa juga jadi refleksi diri selama di perjalanan.



Gimana sih caranya? Yuk, simak tips berikut ini!

1. Tentukan Tujuan

Hal pertama yang pasti harus dilakukan adalah tentukan tujuan. Mau ke tempat kayak apa? Gunung? Pantai? Kota? Pedesaan? Atau ke satu daerah yang mencakup semuanya? Ada dan bisa!

Coba jawab pertanyaan, “Perjalanan seperti apa yang kamu mau?”. Penentuan tujuan ini bakal berpengaruh ke seluruh tips perjalanan selanjutnya. Apakah akan ke dalam negeri atau luar negeri? Apakah akan ke pulau yang sama atau luar pulau?

2. Cari Referensi

Setelah tau mau ke mana, cari referensi sebanyak-banyaknya tentang daerah yang akan dituju. Mulai dari transportasi, keamanan, kuliner khas, penginapan, tempat wisata, cuaca, hingga adat dan budayanya.

Sumber referensi bisa baca dari blog atau video dari berbagai travel guide, seperti Lonely Planet. Bisa juga baca cerita perjalanan orang di blog dan video blog (vlog) traveller atau selebritis di Youtube.

3. Transportasi

Untuk menghemat biaya, tentunya dengan menggunakan transportasi umum. Bus, kereta, kapal, atau pesawat, semua ada plus minusnya. Atau mau coba semuanya di sekali perjalanan? Bisa!

Pilih perjalanan malam. Karena perjalanan malam bisa memotong biaya penginapan.

Untuk keberangkatan, kamu sebenarnya gak perlu-perlu banget naik transportasi kelas bisnis atau eksekutif.

Naik transportasi kelas ekonomi gak masalah sama sekali. Selain selisih harganya yang bisa dipakai untuk keperluan lain, kelas ekonomi bisa membuka matamu untuk mengenal berbagai kondisi sekitar. Suara bayi nangis, ngorok, penumpang sebelah yang ngajak ngobrol terus, rasain aja semuanya!

Ilustrasi Solo Backpaker. Foto: Pixabay

4. Penginapan

Ingat satu hal: kamu mau pergi liburan untuk temukan hal-hal baru, bukan untuk bayar hutang tidur.

Yang terpenting dalam memilih penginapan adalah keamanan. Sekali lagi, gak perlu nginep di hotel bintang lima untuk liburan. Toh, kamar itu cuma kamu pakai untuk tidur dan mandi aja. Sisanya kan bakalan jelajah tempat wisata.

Bahkan, banyak juga loh penginapan yang diperuntukkan kepada para traveller. Biasanya hanya bayar seikhlasnya atau bahkan gratis. Yang perlu dibayar adalah berbagi cerita bersama para traveller lain di penginapan itu.

5. Bikin Itinerary Perjalanan

Setelah terkumpul semua referensi, saatnya bikin rencana perjalanan!

Rencana perjalanan ini akan sangat membantu kamu nantinya. Bikin rencana perjalanan secara rinci dari mana ke mana, dari kapan sampai kapan, dan berapa biaya masing-masingnya. Itinerary ini akan menghindari kamu dari kebingungan “mau ke mana ya hari ini?” di pagi hari.

Kamu tidak harus mengikuti 100 persen dari jadwal yang sudah dibuat, karena pada setiap perjalanan pasti ada saja hal yang tidak terduga. Tapi paling tidak, itinerary ini bisa menjadi patokan untuk melakukan hal apa selanjutnya nanti.



6. Packing

Bawa barang yang hanya diperlukan. Bawa baju secukupnya aja. Kalau total rencana perjalananmu 7 hari, gak perlu bawa 14 pasang pakaian kok. Kamu bisa menyiasatinya dengan mix and match, seperti bawa beberapa kaos dan outer.

Untuk celana, hanya bawa 1 celana di tas dan 1 celana yang dipakai juga cukup. Sedangkan untuk tidur, cukup bawa satu pasang yang akan dipakai tiap malamnya.

Letakkan barang yang akan paling jarang kamu gunakan di bagian paling bawah ransel. Saat packing pakaian, kamu bisa menggulungnya terlebih dahulu agar volume ransel bisa di-press dan muat banyak.

7. Survival Kit

Tentunya, kita gak akan tau apa hal-hal di luar dugaan yang akan terjadi nanti. Maka dari itu, kita perlu bawa survival kit di setiap perjalanan.

Obat-obatan pribadi tentu jadi list nomor satu di tips satu ini. Selain itu, kamu juga bisa bawa makanan yang tahan lama, seperti abon, oatmeal, atau bahkan rendang. Jadi kalau kamu mendadak miskin di tengah jalan, masih bisa hidup.

Benang dan jarum juga perlu dibawa, nih. Gak perlu bawa mesin jahit segala. Dua benda kecil ini bisa jadi penyelamat kalau bajumu tersangkut benda tajam di perjalanan. Jadi, bisa langsung diperbaiki.

8. Berteman dengan Siapapun

Last but not least, berteman dengan siapapun. Ajak ngobrol siapapun yang duduk di sebelah atau depanmu. Menemukan teman di perjalanan akan menjadi cerita yang berkesan.

Saat ngobrol dengan teman baru dari daerah yang berbeda, kamu bisa saling bertukar banyak cerita. Kamu gak akan tahu kalau orang yang kamu ajak ngobrol akan menjadi tour guide gratismu untuk keliling daerah asalnya di perjalanan berikutnya.

(nrl)