7 Manfaat Buah Kurma, baik untuk Lockdown dan Puasa

Ilustrasi. Nutrisi yang kaya membuat kurma memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Foto: ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Jakarta, Talamedia.id – Buah kurma tak hanya menawarkan kelezatan. Kurma juga memiliki banyak khasiat. Terdapat sejumlah manfaat kurma yang terbukti secara ilmiah.

Kurma kaya akan nutrisi yang baik untuk tubuh. Kurma kering mengandung lebih banyak kalori yang berasal dari karbohidrat.

Kurma juga mengandung sejumlah vitamin, mineral, dan serat. Kurma juga memiliki antioksidan yang dapat menangkal sejumlah penyakit.

Kurma menjadi elemen penting dalam menu Timur Tengah, rasanya ada yang kurang jika tak ada kurma dalam menu berbuka puasa.



Sejak lama, kurma telah dikenal memiliki kekuatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Setidaknya ada 30 jenis kurma di seluruh dunia, dengan wujud khas buahnya berwarna merah gelap dan bercita rasa manis.

Selain nikmat, kurma merupakan sumber dari berbagai vitamin dan mineral, energi, gula, dan serat.

7 manfaat kurma yang terbukti secara ilmiah, merangkum berbagai sumber.

  1. Sumber serat untuk melancarkan pencernaan

Kurma merupakan sumber serat yang baik untuk tubuh. Dalam 3,5 ons kurma terdapat 7 gram serat.

Serat baik bagi saluran pencernaan untuk mencegah sembelit. Dikutip dari Healthline, studi menunjukkan, orang yang mengonsumsi tujuh kurma setiap hari, buang air besar secara teratur dibandingkan sebelum makan kurma.

  1. Mengontrol gula darah

Kurma adalah pemanis alami dengan kandungan fruktosa yang baik untuk tubuh. Fruktosa merupakan jenis gula alami yang ditemukan dalam buah.

Kandungan gula ditambah dengan serat yang tinggi di dalam kurma bermanfaat untuk mengontrol gula darah. Serat mencegah kadar gula darah melonjak terlalu tinggi setelah makan.

Kehadiran serat membuat kurma memiliki indeks glikemik rendah yang baik dikonsumsi untuk mencegah diabetes

Ilustrasi. Dok: shutterstock/Nor Gal

  1. Kaya antioksidan untuk mencegah kanker

Kurma mengandung sejumlah antioksidan yang dapat mencegah sejumlah penyakit kronis. Antioksidan melindungi sel-sel di dalam tubuh dari radikal bebas, penyebab peradangan dan kerusakan organ.

Antioksidan yang terkandung dalam kurma, yaitu flavonoid, bermanfaat mengurangi risiko diabetes, Alzheimer, dan kanker. Ada pula karotenoid yang menjaga kesehatan jantung dan mata. Kandungan antioksidan asam fenolik di dalam kurma juga dapat mencegah inflamasi dan sejumlah penyakit kanker.

  1. Meningkatkan kesehatan otak

Konsumsi kurma juga meningkatkan fungsi otak. Penelitian menunjukkan, kurma dapat mengurangi inflamasi di otak dan mengurangi risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer.

Studi lain pada hewan menemukan kurma dapat mengurangi protein beta amiloid yang membentuk plak di otak. Plak yang menumpuk dapat menyebabkan kematian sel.

Penelitian lain pada tikus menemukan, konsumsi kurma dapat meningkatkan daya ingat dan kemampuan belajar secara signifikan. Kurma juga mengurangi gejala kecemasan.

Ilustrasi. Dok: shutterstock/Nor Gal

  1. Meringankan persalinan

Konsumsi kurma pada ibu hamil juga dapat meringankan persalinan. Mengonsumsi kurma di minggu-minggu terakhir kehamilan dapat menurunkan risiko persalinan dengan diinduksi.

Studi menunjukkan, ibu hamil yang rutin mengonsumsi kurma melahirkan secara normal dengan waktu empat jam lebih sedikit dibandingkan ibu hamil yang tidak memakan kurma.

Kandungan senyawa yang mengikat reseptor oksitosin dalam kurma disinyalir dapat memicu kontraksi saat melahirkan. Kurma juga mengandung tanin, senyawa yang membantu kontraksi alami.

  1. Menjaga kesehatan tulang

Kurma mengandung sejumlah mineral yang baik untuk kesehatan tulang. Mineral yang terdapat di dalam kurma meliputi fosfor, kalium, kalsium, dan magnesium.

Kandungan mineral ini dapat mencegah penyakit tulang seperti osteoporosis.

  1. Mengatasi disfungsi seksual

Kurma juga baik untuk kesehatan seksual. Sejumlah penelitian mendapati kurma bisa meringankan disfungsi seksual.

Dikutip dari Organic Facts, kadar estradiol dan flavonoid pada kurma meningkatkan jumlah dan kualitas sperma pada laki-laki. Studi di India juga mendapati kurma digunakan untuk meningkatkan kesuburan pria.

Kurma juga memiliki sifat afrodisiak yang dapat meningkatkan gairah seksual.

Untuk mendapatkan manfaat kurma yang terbukti secara ilmiah, konsumsi kurma setiap hari. Pada bulan puasa kurma dapat dijadikan santapan untuk berbuka.

Probo Agung Laksono
Reporter