Pengumuman Jalur SNMPTN, Unpad Jadi Empat Besar Pendaftar Terbanyak

Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima 1.389 calon mahasiswa jalur SNMPTN. Foto : Dok Unpad

Depok, Talamedia.id – Universitas Padjadjaran (Unpad) menerima calon mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unpad, Prof. Arief Sjamsulaksan Kartasasmita menyampaikan, dari 25.796 pendaftar, terdapat 1.389 yang diterima.

Angka tersebut menjadikan Unpad sebagai PTN dengan peringkat ke-4 pendaftar jalur SNMPTN terbanyak di Indonesia. Menurut Arief, Program Studi (Prodi) Teknik Informatika (TI) memiliki tingkat keketatan tertinggi di Unpad.

“Tingkat keketatannya 1,20%. Angka ini menjadikan Teknik Informatika sebagai prodi Saintek dengan tingkat keketatan tertinggi di Indonesia,” jelasnya dalam keterangan tertulis.



Farmasi (1,88%) dan Psikologi (2,20%) menjadi dua prodi Saintek lainnya yang masuk 20 besar prodi dengan keketatan tertinggi di Indonesia.

Sementara itu, Prodi Manajemen dan Ilmu Komunikasi menjadi dua prodi di Unpad yang menjadi lima besar prodi di rumpun Soshum dengan keketatan tertinggi di Indonesia.

“Prodi Manajemen memiliki presentasi keketatan 1,31% serta Ilmu Komunikasi sebesar 1,42%,” tambah Arief.

“Lainnya, Prodi Bisnis Digital menduduki peringkat ke-10 kelompok prodi Soshum dengan keketatan tertinggi, yaitu 1,91%,” lanjutnya.

Psikologi menjadi prodi dengan peminat terbanyak, yaitu 2.296 pendaftar, diikuti oleh Manajemen dengan 1.532 pendaftar.

Kepala Komunikasi Publik Unpad, Dandi Supriadi menambahkan, proses seleksi mahasiswa baru dilakukan secara daring khusus tahun ini. Ia menjelaskan, setiap peserta cukup mendaftar melalui situs resmi Unpad. Jika dinyatakan lulus, dapat langsung melakukan daftar ulang secara daring.

“Tidak perlu datang ke kampus, hanya perlu kunjungi website resmi Unpad. Petunjuk daftar registrasi sudah dijelaskan di sana. Jadi, sama sekali tidak ada kontak fisik,” jelas Dandi.

Daftar ulang sendiri akan dibuka pada 13-24 April. Sedangkam untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), baru bisa dilakukan pada 13 Mei sampai 2 Juni mendatang.

“Itupun sistemnya melalui online semua. Jadi, tidak ada kontak fisik langsung,” ucapnya.

(nrl)