Berbeda Dengan Flu, Begini Ciri-ciri Corona

IST Virus corona. Dok: pixabay
Bandung, Talamedia.id – Kasus Corona hingga kini masih melanda dunia. Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat jumlah kasus baru di beberapa negara terus meningkat, termasuk Indonesia. Sampai 26 Maret 2020, berdasarkan data CSSE Johns Hopkins University terdapat 463.751 kasus positif Corona yang ditemukan di 175 negara. Di Indonesia sendiri, total kasus positif Corona, menurut data dari laman resmi pemerintah covid19.go.id per 26 Maret 2020 tercatat sebanyak 893 kasus yang dinyatakan positif. Dari jumlah tersebut, pasien meninggal sebanyak 78 orang dan sembuh 35 orang. Sementara 780 lainnya masih menjalani perawatan.

Ciri-ciri Awal Penderita Corona

Melansir trito.id, pasien yang terinfeksi virus Corona dapat memunculkan gejala awal seperti demam, batuk, pilek, gangguan pernapasan, sakit tenggorokan, letih, dan lesu. Namun, sebagian lain tidak menampakkan gejala klinis terlebih dahulu. Berdasarkan informasi di laman lembaga kesehatan AS, Centers for Disease Control and Prevention (CDC), lansia dan mereka yang memiliki riwayat gangguan kesehatan seperti diabetes, asma, atau penyakit jantung, memiliki risiko lebih tinggi saat terinfeksi virus corona. Sebuah studi yang melibatkan hampir 140 pasien di Rumah Sakit Zhongnan, Universitas Wuhan, China, mengidentifikasi 80 persen pasien tergolong kasus ringan, 15 persen termasuk kasus parah dan 5 persen sakit kritis. Berdasarkan penelitian tersebut, 99 persen pasien mengalami demam tinggi. Lebih dari separuhnya mengalami kelelahan dan batuk kering. Sekitar sepertiga pasien mengalami nyeri otot dan sulit bernapas.

Gejala Corona dari Hari ke Hari

Hari 1: Pasien mengalami demam. Beberapa di antara mereka juga mengalami kelelahan, nyeri otot, dan batuk kering. Sementara, sebagian kecil lainnya mengalami diare atau mual satu atau dua hari sebelumnya. Hari 5: Pasien kemungkinan mengalami kesulitan bernapas, terutama jika di usia yang lebih tua atau memiliki gangguan kesehatan sebelumnya. Hari 7: Pada hari ke tujuh ini, gejala di atas memburuk, sebelum pasien dirawat di rumah sakit. Hari 8: Pada titik ini, pasien dengan kasus yang parah (15 persen) mengalami sindrom gangguan pernapasan akut. Penyakit ini terjadi ketika cairan terkumpul di paru-paru. Kejadian ini sering berakibat fatal. Hari 10: Jika pasien memiliki gejala yang memburuk, ini adalah waktu ketika penyakit Covid-19 membuat pasien harus dirawat di ICU. Pasien-pasien yang mengalami kondisi ini lebih mungkin memiliki sakit perut memburuk dan kehilangan nafsu makan dibanding pasien dengan kasus ringan. Pada fase ini, tingkat kematian ditemukan hanya sekitar 2 persen. Hari 17: Rata-rata, pasien yang pulih bisa keluar dari rumah sakit setelah 14-18 hari perawatan. (mfd)