Emas Berjangka Jatuh Akibat Tumbangnya Harga Minyak

Ilustrasi. FOTO: AFP/PATRICK HERTZOG

Jakarta, Talamedia.id – Harga emas jatuh pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan terjadi setelah investor bergegas mencari keuntungan untuk menutupi kerugian di aset lainnya terutama dipicu oleh jatuhnya pasar minyak ketika virus corona menghancurkan ekonomi.

Mengutip Antara, Rabu, 22 April 2020, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh sebanyak USD23,4 atau 1,37 persen menjadi USD1.687,8 per ons.

Sehari sebelumnya emas berjangka naik USD12,4 atau 0,73 persen menjadi USD1.711,2 per ons, karena jatuhnya harga minyak mentah AS menjadi negatif memukul aset-aset berisiko dan mendorong para investor beralih ke aset aman emas.



Para analis pasar mencatat bahwa penurunan minyak berjangka AS yang belum pernah terjadi sebelumnya ke harga negatif pada Senin waktu setempat telah menyebarkan sentimen bearish di antara sebagian besar komoditas, termasuk emas.

“Minyak benar-benar membuat seluruh kompleks komoditas turun. Banyak orang keluar dari posisi yang sangat menguntungkan dengan sikap menunggu dan melihat untuk melihat apakah ada limpahan lebih lanjut dari energi terhadap logam mulia,” kata Ahli Strategi Pasar Senior RJO Futures Bob Haberkorn.

Harga minyak mentah Brent anjlok 25 persen ke level terendah dalam hampir dua dekade, sehari setelah para pedagang panik mengirim minyak AS di bawah minus USD40 per barel di tengah kekhawatiran kelebihan pasokan bersejarah karena kehancuran permintaan oleh pandemi virus corona.

Harga Minyak Tumbang

Turunnya harga minyak mentah AS dan laporan pendapatan perusahaan yang suram memicu kekhawatiran akan kerusakan yang berkelanjutan pada ekonomi global dari pandemi, mengirim pasar saham global lebih rendah.

Logam mulia kadang-kadang bergerak bersama-sama dengan ekuitas baru-baru ini, terutama karena aksi jual tajam di pasar yang lebih luas memaksa investor untuk menjual logam mulia guna memenuhi margin call dan menutupi kerugian mereka.

Namun, gelombang langkah-langkah stimulus oleh bank-bank sentral untuk mengurangi kerusakan ekonomi dari pandemi virus corona dan arus masuk ke dalam dana-dana yang diperdagangkan di bursa (ETF) kemungkinan akan menjaga emas tetap didukung, kata para analis.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Mei turun sebanyak 73,8 sen atau 4,73 persen menjadi USD14,876 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman Juli turun sebanyak USD37,6 atau 4,72 persen, menjadi USD758,4 per ons.

(clc)