Hoaks Virus Corona Terbaru

Tim medis melakukan simulasi pemeriksaan terhadap seorang pasien pada kegiatan penganngan virus Corona di RSUD Dr. Moerwadi, Solo, Jawa Tengah, Jumat (31/1/2020). ANTARA FOTO/ Mohammad Ayudha

Bandung, talamedia.id – Mewabahnya virus corona di Tiongkok hingga ke seluruh dunia membuat banyak orang Indonesia panik. Kepanikan warga ditambah dengan banyaknya misinformasi dan hoaks tentang virus corona di media sosial.

Hingga Selasa (11/2/2020), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menemukan beberapa hoaks terkait terkait dengan virus corona yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan.

1. Indonesia Tak Mampu Deteksi Virus Corona

[DISINFORMASI] Telah beredar informasi yang meresahkan terkait dengan kekhawatiran WHO karena Indonesia belum melaporkan satupun kasus virus Corona yang terkonfirmasi, yang mana hal tersebut menimbulkan anggapan bahwa Indonesia tidak mampu mendeteksi virus Corona.

Faktanya, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Kesehatan, Siswanto menyanggah tuduhan tersebut dengan mengatakan bahwa laboratorium Balitbang Kemenkes mampu mendeteksi virus Corona dan sudah berpengalaman dalam memeriksa penyakit new emerging atau penyakit yang baru muncul yang menginfeksi manusia seperti virus Corona.

2. Dokter Israel Membantu Pasien Corona di China

[DISINFORMASI] Beredar sebuah postingan di media sosial yang mengklaim bahwa dokter dari Israel membantu pasien corona di China dengan percobaan vaksin produk dari Israel. Postingan tersebut juga menyertakan beberapa foto yang diklaim merupakan tim dokter Israel.

Faktanya, setelah ditelusuri klaim tentang dokter dari Israel membantu pasien Corona di China dengan percobaan vaksin produk dari Israel tersebut tidak benar. Foto tersebut bukan merupakan foto dokter Israel yang membantu pasien Corona, melainkan dokter-dokter dari Israel Defense Forces (IDF) yang membantu korban topan Haiyan pada 8 November 2013.

3. China Minta Persetujuan Bunuh 20 Ribu Pasien Virus Corona

[HOAKS] Beredar sebuah artikel berita yang berjudul “China Meminta Persetujuan Pengadilan untuk Membunuh Lebih dari 20.000 Pasien Virus Corona untuk Menghindari Penyebaran Virus Lebih Lanjut”

Faktanya, klaim yang diunggah situs ab-tc.com bahwa China meminta persetujuan untuk menghabisi 20 ribu pasien untuk mengendalikan wabah Virus Corona (2019-nCoV) sama sekali tidak disertai bukti pendukung, khususnya soal dokumen pengadilan. Temuan para pencari fakta dari sejumlah negara juga membantah klaim tersebut, salah satunya karena reputasi situs ab-tc.com yang beberapa kali menyebar berita hoaks sebelumnya.



4. Serangan Virus Corona Telah Masuk ke Indonesia Melalui 19 Bandara di Indonesia

[HOAKS] Beredar postingan yang berisi “Serangan virus Corona yang mematikan telah masuk ke Indonesia melalui para emigran China melalui 19 Bandara di wilayah Indonesia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) merilis baru 1 bandara yang ketahuan terpapar virus Corona.”

Faktanya video yang menjadi rujukan postingan tersebut tidak ada kaitannya. Video itu berasal dari Berita Satu yang hanya menyampaikan data dari Kementerian Kesehatan bahwa sebanyak 19 wilayah berisiko tinggi tertular virus Corona.

5. Daftar Makanan dan Lokasi yang Terkontaminasi Virus Corona di Australia

[HOAKS] Telah beredar postingan di media sosial yang berisi informasi terkait daftar makanan dan beberapa lokasi yang terkontaminasi oleh Virus Corona di Australia.

Setelah ditelusuri, informasi tersebut adalah tidak benar. Badan Kesehatan Negara Bagian New South Wales (NSW Health) yang menegaskan bahwa pesan yang beredar terkait larangan pada daftar makanan tersebut adalah hoaks. Larangan kunjungan ke daerah tertentu di New South Wales karena virus corona juga adalah hoaks.

Tangkapan layar terhadap disinformasi dan hoaks. Dok: Kominfo

6. Video Non Muslim China Ikut Sholat karena Takut Tertular Virus Corona

[DISINFORMASI] Beredar sebuah video di beberapa platform media sosial seperti YouTube dan Facebook yang memperlihatkan sejumlah orang berlarian dan mengikuti sholat di jalanan. Beberapa narasi video mengklaim bahwa warga China (non muslim) mengikuti sholat tersebut karena takut tertular virus Corona.

Faktanya, setelah ditelusuri ternyata video viral tersebut merupakan video lama yang diunggah pertama kali oleh salah seorang pengguna Facebook pada tanggal 5 Juni 2019 saat merayakan lebaran di China. Dilansir dari deshabhimani.com (sebuah media daring asal India), narasi pada video asli berisi bantahan terhadap klaim atau tuduhan bahwa pemerintah China tidak mengijinkan segala bentuk kegiatan keagamaan. Video tersebut sama sekali tidak terkait virus Corona yang mewabah saat ini.

7. Virus Corona Ditemukan di Ayam Broiler

[HOAKS] Telah beredar informasi di media sosial yang mengatakan bahwa virus corona ditemukan di ayam broiler, dalam narasinya juga menghimbau agar berhati-hati dalam mengkonsumsi ayam broiler.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, faktanya informasi tersebut tidak benar adanya. Pada tanggal 1 Februari 2020, di tengah wabah Coronavirus yang mematikan, muncul lagi wabah virus flu burung H5N1. Namun tidak ada satupun kasus setiap unggas yang ditemukan positif terkena virus Corona.

8. 154 Ribu Terinfeksi 24 Ribu Tewas, Konglomerat Cina Bocorkan Angka Sebenarnya Korban Virus Corona?

[DISINFORMASI] Telah beredar di sosial media sebuah tautan artikel yang mengklaim seoarang konglomerat China telah membocorkan angka (jumlah) korban virus Corona yang sebenarnya. Dijelaskan bahwa hingga kini korban terinfeksi virus Corona di China telah mencapai seratus lima puluh empat ribu (154.000) dan dua puluh empat ribu (24.000) orang tewas.

Faktanya, dilansir dari news.detik.com, Komisi Kesehatan China dalam laporannya menjelaskan total kasus terkonfirmasi Corona di China daratan pada Jumat malam tanggal 7 Februari 2020 adalah 34.546 orang. Adapun total korban jiwa di China tercatat sebanyak 722 orang. Dilansir dari cnnindonesia.com, korban meninggal dunia akibat virus Corona hingga Sabtu 8 Februari 2020 telah mencapai 724 orang.



9. Eminem Selebriti Pertama yang Didiagnosis Virus Corona

[HOAKS] Beredar di media sosial Twitter, dalam narasinya menyatakan bahwa Eminem selebriti pertama yang didiagnosis virus corona.

Dilansir dari Detik.com, pada awalnya hal tersebut hanyalah guyonan. Namun karena guyonan semakin menyebar luas, sehingga ada sebagian orang yang benar-benar percaya terhadap guyonan tersebut.

10. WNA China di Purwakarta Terkena Virus Corona

[DISINFORMASI] Beredar pesan singkat di WhatsApp terkait kabar tentang seorang WNA asal China yang diduga sakit terkena virus corona enggan di rujuk ke rumah sakit hasan sadikin bandung.

Faktanya menurut Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, Muh Zubaedi, membantah adanya WNA asal China yang terinfeksi virus corona. Menurutnya WNA tersebut tidak masuk kriteria pasien yang diobservasi untuk corona virus dan menurut informasi dari translater pasien tersebut kondisinya sudah membaik.

Semua data diatas diakses melalui laman website Kemenetrian Kominfo. Mari memperhatikan keakuran berita atau sebuah postingan di media sosial karena belum tentu semua hal yang tersebar itu valid, bisa saja hoaks atau mendapatkan disinformasi.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter