Listrik Gratis Mulai 1 April Akibat Covid-19

Illustrasi. Dok. Pixabay

Bandung, Talamedia.id – Per tanggal 1 April 2020, Presiden Jokowi menggratiskan biaya listik untuk pengguna 450 VA dan 900 VA. Penggratisan biaya listrik ini akan berlangsung hingga Juni 2020 mendatang. Ini ditetapkan untuk membantu masyarakat melawan Covid-19.

“Untuk pengguna listrik 450 VA, dengan jumlah sekitar 24 juta orang akan digratiskan selama tiga bulan kedepan,” ucap Presiden Jokowi dalam siaran pers yang disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (31/1).

Dalam keterangan tersebut, Presiden Jokowi juga memberikan pembebasan biaya sebanyak 50% untuk pengguna listrik 900 VA. PLN mencatat jumlah pelanggan listri 900 VA sekitar 7 juta orang.



“Artinya hanya bayar separuh untuk April, Mei, dan Juni 2020,” tutur Presiden Jokowi.

Sedangkan untuk pengguna listrik prabayar atau token masih dilakukan pembahasan skema pembebasan listrik lebih lanjut oleh pihak PLN.

“Untuk pelangan prabayar 450 VA, sedang kita siapkan berbagai solusi dengan berbagai mekasnisme,” ujar I Made Suprateka, Executive Vice President Corporate Communication dan CSR PLN, Rabu (1/4), melansir dari Kompas.com.

Salah satu opsi skema pembebasan listrik prabayar adalah dengan menghitung rata-rata konsumsi listrik perbulan. Jika konsumsi mencapai 70 kWh (setara dengan konsumsi listrik 450 VA), maka pembelian token akan dibebaskan untuk pelanggan tersebut. Namun, hitungan pastinya masih belum ditetapkan.

“Yang penting mereka tidak ditagih pada penggunaan bulan tersebut. Rata-rata penggunaan per bulan mereka kira-kira 70 kWh,” tambah Made.

Mengutip dari CNN, pihak PLN siap mendukung kebijakan pemerintah tersebut. Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengatakan bahwa kebijakan listik gratis dan subsidi listrik untuk tiga bulan kedepan sudah dibicarakan oleh pihak PLN

“Kebijakan pembebasan tagihan untuk pelanggan 450 VA dan keringanan tarif listrik 50% tersebut sudah dibicarakan dan dikoordinasikan dengan PLN,” tandasnya.

Presiden Jokowi berharap listrik gratis dapat membantu masyarakat ekonomi bawah untuk berjuang melawan dampak covid-19.

(mtd)