Lebaran 2020 Dilarang Mudik Guna Penyebaran COVID-19 Meluas

Masyarakat saat melangsungkan mudik lebaran pada tahun sebelumnya. Foto: detikcom

Bandung, Talamedia.id – Guna menurunkan angka penyebaran Covid-19 yang terus melonjak, pemerintah tengah mempertimbangkan opsi pelarangan mudik 2020. Langkah ini menindaklanjuti keputusan BNPB memperpanjang masa darurat COVID-19 hingga 29 Mei 2020 sebagai langkah preventif mencegah penyebaran virus tersebut.

“”Kami sudah sepakat bahwa hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan masyarakat. Dengan pertimbangan ini, kami juga mempertimbangkan serius opsi pelarangan mudik,” ujar Jodi Mahardi Staf Khusus Menko Maritim dan Investasi Bidang Kelembagaan dan Media melalui keterangan tertulisnya, Selasa (24/3).

Sejumlah kementerian dan lembaga terkait tengah mematangkan opsi mengenai pelarangan mudik lebaran tahun 2020, pada Selasa kemarin. Menurut Jodi, terdapat tiga opsi yang telah dibahas, masih adanya mudik seperti pada tahun-tahun sebelumnya, meniadakan mudik gratis, dan melarang mudik keseluruhan.



Kendati demikian menurut Jodi, ketiga opsi tersebut masih belum dalam tahap keputusan akhir. Sebab pengambilan keputusan tersebut ada ditangan Presiden Joko Widodo.

Melansir dari cnnindonesia.com, Kemenhub menuturkan opsi pelarangan mudik dari segi transportasi darat yakni dengan melarang kendaraan dari Jabodetabek menuju wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Serta mengurangi kuota penumpang sebanyak 50% dari sisi transportasi udara.

Langkah  ini diambil karena pemerintah mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat termasuk menghadapi puasa dan Hari Raya Idhul Fitri. “Semua ini masih belum ada keputusan final menunggu kondisi penyebaran virus Covid-19,” tutup Jodi.

(slr)