Ridwan Kamil: Kami Butuh 30 Ribu ADP

Jabar membutuhkan 30 ribu Alat Pelindung Diri (ADP) untuk seminggu ke depan. Foto: humas.jabarprov.go.id

Bandung, Talamedia.id – Jumlah pasien Covid-19 di Jawa Barat terus meningkat. Sampai Rabu (1/4), data positif Covid-19 di Jawa Barat mencapai 198 orang, 21 di antaranya meninggal dan 11 lainnya sembuh berdasarkan data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Jawa Barat (PIKOBAR).

Pemprov Jabar juga telah berupaya mencegah penyebaran Covid-19 dengan memanfaatkan drone disinfectant. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan, dengan inovasi yang dikembangkan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat ini mampu melakukan penyemprotan dengan jangkauan hingga lima hektar dalam waktu yang cepat.

“Bayangkan lima hektar bisa diselesaikan dengan waktu yang cepat ketimbang sambil berjalan kaki pelan-pelan, saya kira ini lebih efektif,” katanya di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (31/3).



Drone berukuran besar ini memiliki delapan baling-baling dan mampu mengangkut 15 liter cairan disinfektan. Drone ini akan disebarkan ke seluruh kota-kabupaten di Jawa Barat. “Kami tadi sudah pesan untuk memproduksi sebanyak-banyaknya, minimal 27 buah dulu sesuai jumlah daerah (di Jabar),” ucap Kang Emil.

Kang Emil juga mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bersama para menteri sertai Gubernur DKI Jakarta, Banten, DIY Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur melalui video conference.

Pada rakor yang membahas penanggulangan Covid-19 itu, Kang Emil menyampaikan bahwa Jabar perlu sekitar 30 ribu Alat Pelindung Diri (ADP) untuk tenaga medis.

“Kami hanya punya sisa 800 ADP itu dari sisa pengiriman minggu lalu oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan lainnya yang toalnya 15 ribu. Mohon bantuan ADP 30 ribu untuk seminggu ke depan,” ujarnya.

Kang Emil berharap pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dapat segera memnuhi kebutuhan ADP Jawa Barat.

“Per hari ini para bupati dan walikota nagih ADP ke saya, kalau ada pasti saya kirim, karena itu saya mohon secepatnya bisa di-drop,” tambahnya.

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko-PMK) Muhadjir Effendy mengamini permintaan Kang Emil. Ia memastikan BNPB akan segera mengirim APD kepada semua daerah yang membutuhkan.

“Dari Gugus Tugas Covid-19 untuk APD dalam tiga hari ini kita punya cadangan 300 ribu ADP dan akan segera kita berikan ke daerah,” katanya.

(nrl)