Hasil Rapid Test, 409 Orang di Jawa Barat Positif Covid-19

Illustrasi swab test. Foto: pixabay

Bandung, Talamedia.id – Sebanyak 409 orang di wilayah Jawa Barat dinyatakan positif corona. Hal itu berdasarkan data terbaru hasil rapid test atau tes cepat virus corona per Selasa (31/3) pukul 16.00 WIB. Tes cepat tersebut diselenggarakan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan pemerintah kabupaten/kota.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, sebanyak 10.597 orang telah melakukan pemeriksaan setalah seminggu rapid test berjalan. Sebanyak 9.995 orang di antaranya dinyatakan negatif.

409 orang yang diketahui positif corona tersebut akan menjalani tes lanjutan. Tes lanjutan itu berupa swab test dan Virus Transfer Media (VTM). Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Jabar Berli Hamdani, Rabu (1/4).



Swab test-nya dilakukan di kabupaten/kota. Bisa di rumah sakit atau di Labkes kabupaten/kota. Setelah dilakukan tes swab, hasil tesnya dikirim ke Labkesda Provinsi. Dari 409 positif corona ini, baru bisa dilihat hasil akhirnya setelah dilakukan PCR oleh Labkesda Provinsi Jabar,” kata Berli.

Melansir Pikiranrakyat.com, perangkat swab test dan VTM masih tersedia dalam jumlah terbatas. Proses tes lanjutan masih akan menunggu tersedianya perangkat swab test. Labkesda Provinsi Jawa Barat pun harus berbagi dengan labkes kabupaten dan kota. Pihaknya juga hanya memberikan tes swab kepada pasien yang tepat sasaran.

Swab test hanya diberikan kepada pasien positif berdasarkan hasil rapid test, atau PDP. Untuk menambah persediaan perangkat swab test, VTM (Virus Transfer Media), kami juga saat ini mendapat bantuan dari Unpad dan RSHS, dan sedang meminta tambahan kepada Balitbangkes,” ungkapnya.

Penambahan perangkat Swab test

Berli mengatakan Labkesda Provinsi Jabar masih menunggu kiriman sampel spesimen hasil rapid test dari kabupaten/kota untuk diperiksa kembali. Tim screening dari bidang Pencegahan Dan Pengendalian (PDP) Dinas Kesehatan, tingkat provinsi maupun kabupaten/kota akan turut melacak riwayat kontak 409 warga yang dinyatakan positif berdasarkan hasil rapid test.

“Secara tupoksi, memang akan dilakukan pelacakan riwayat kontak oleh Bidang PDP yang bertugas melakukan penyelidikan epidemiologi, yang akan mencari riwayat kontak PDP secara berjenjang dari lingkungan yang paling dekat yaitu keluarga dan kemudian lingkungan yang terhubung dengan mereka yang dinyatakan PDP,” ucapnya.

Menurut Berli, pencegahan penyebaran Covid-19 dengan rapid test maupun swab test terus dilakukan sampai pemerintah menyatakan penyebaran wabah Covid-19 ini berakhir. Selain itu, Berli optimistis, Covid-19 bisa ditaklukkan meski tak mudah dan butuh waktu.

(mfd)