Ibunda Presiden Jokowi Wafat Setelah 4 Tahun Berjuang Melawan Kanker

Presiden Joko Widodo saat menggelar konferensi pers di Jalan Pleret Raya nomor 9A, Sumber, Banjarsari, Solo. Foto: Antara/Aris Wasita

Bandung, Talamedia.id – Ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomiharjo, meninggal setelah 4 tahun melawan kanker. Hal tersebut disampaikan langsung Presiden Jokowi dalam jumpa pers di rumah duka Jalan Pleret Raya Nomor 9A, Sumber, Banjarsari, Solo, Rabu (25/3).

“Tadi sore pada jam 16.45 WIB, telah berpulang kehadirat Allah SWT, ibunda kami, Ibu Sudjiatmi Notomiharjo. Yang kita tahu bahwa ibu ini sudah empat tahun menderita sakit, yaitu kanker dan sudah berobat,” terang Jokowi.

Dalam konfrensi pers tersebut, Jokowi menyebut, perempuan yang akrab disapa Ibu Noto itu menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Tentara Slamet Riyadi (RS DKT Solo), sekira pukul 16.45 tadi.



Orang nomor satu di Indonesia itu mengatakan, selama ini pihak keluarga telah melakukan berbagai cara untuk mengobati sang ibu. Kendati demikian, takdir Tuhan tidak dapat dicegah. Perempuan kelahiran Surakarta 15 Februari 1943 itu pun wafat di usia yang ke 77 tahun.

Kini, Jenazah ibu Noto pun disemayamkan di rumah duka. Rencananya, jenazah akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Karanganyar, Besok (26/3) siang pukul 13.00 WIB.

Atas kematian ibunda tercinta, Presiden Jokowi memohonkan doa dari masyarakat Indonesia agar segala dosa almarhum diampuni oleh Yang Maha Pencipta.

“Atas nama keluarga besar saya ingin memohonkan doa agar segala dosa-dosanya diampuni Allah SWT dan husnul khotimah,” tandasnya.

(rtp/muh)