Jokowi Tagih Penjelasan soal Aturan PSBB di Permenkes

Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait COVID-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin (16/3/2020). Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/ama.

Bandung, Talamedia.id – Presiden Joko Widodo menagih penjelasan mengenai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 9 Tahun 2020 yang menjadi acuan teknis pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar ( PSBB).

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas melalui sambungan konferensi video, Senin (6/4/2020).

“Yang pertama terkait Pembatasan Sosial Berskala Besar. Saya melihat sudah ada Permenkes Nomor 9/2020. Yang paling penting saya ingin menanyakan beberapa hal, terutama dengan nanti pelaksanaannya seperti apa,” ujar Jokowi dilansir dari Kompas.com.

Karenanya, Jokowi berharap Permenkes tersebut bisa diimplementasi dengan mudah sehingga mempercepat pihak yang hendak menerapkan PSBB. Jokowi pun meminta pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dalam penerapan PSBB.



“Pentingnya kerja sama antara pusat dan daerah. Sehingga komunikasi pusat dan daerah betul-betul harus selalu dilakukan. Sehingga semuanya kita memiliki satu visi, memiliki satu garis yang sama dalam menyelesaikan Covid-19 ini,” lanjut Jokowi.

Melansir Jawapos, Jokowi mengatakan, aturan Permenkes itu sangat penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Terlebih, kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah harus sejalan sebagai mitigasi pencegahan Covid-19.

“Komunikasi pusat dan daerah betul-betul harus selalu dilakukan supaya kita punya satu visi, satu garis yang sama dalam menyelesaikan Covid-19,” harap Jokowi.

Ia juga meminta jajaran provinsi dan kabupaten untuk mengupdate realokasi anggaran untuk pencegahan Covid-19. Hal ini penting agar virus Korona tak terus-menerus mewabah.

“Realokasi anggaran dan refocusing APBD, karena ini penting sekali jangan sampai kita terlambat, terutama berkaitan dengan jaring pengaman sosial agar bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya.

Untuk diketahui secara nasional, hingga Minggu (5/4) jumlah pasien positif terinfeksi virus korona (Covid-19) di Indonesia semakin bertambah menjadi 2.273 kasus. Sementara itu, jumlah pasien sembuh totalnya 164 orang. Sedangkan pasien meninggal 198 jiwa.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter