Lockdown Indonesia karena Wabah Corona?

Ilustrasi Corona. Foto: Indra Fauzi/kumparan

Bandung, Talamedia.id – Pemerintah telah mengumumkan jumlah kasus corona di RI terus melonjak. Dari 69 kini menjadi 96 orang.

Oleh karena itu, RI kini tengah meninjau pembatasan kunjungan bagi warga yang negaranya saat ini sudah menyatakan lockdown karena corona.

“Kemlu saat ini tentu meninjau kunjungan warga negara lain yang menyatakan lockdown ini menjadi perhatian kita. Di samping di daerah juga akan bergerak terus,” kata jubir penanganan corona di Indonesia Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Sabtu (14/3/2020).

Beberapa negara yang sudah menyatakan lockdown adalah Italia dan Denmark. Menyusul segera dalam waktu dekat, Jerman dan Spanyol.

Yuri mengatakan, hal ini untuk mencegah penyebaran kasus corona di Indonesia. Sebab, saat ini fokus pemerintah adalah mencegah orang sehat menjadi sakit, bukan hanya mengobati yang sudah positif corona.



Dilansir dari kompas.com, Harvard Club of Indonesia berbincang, “Topik ini menjadi salah satu yang dibahas dalam webinar Menghadapi Covid-19 di Indonesia.”

Dokter Panji Hadisoemarto, M.P.H, lulusan Harvard T.H.Chan School of Public Health dan Dosen Departemen Kesehatan Publik dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran berkata bahwa kita tidak harus melakukan lockdown, tetapi yang diperlukan adalah social distancing atau menjaga jarak sosial.

“Saya tidak bisa menjawab dengan pasti (kapan harus dilakukan social distancing), tapi satu jawaban tentatif yang selalu saya berikan adalah ‘The sooner the better’ (semakin cepat semakin baik),” ujarnya.

“Ini masa yang penuh ketidakpastian. Kita tidak punya data, sebuas apa virus ini di indonesia. Tapi kalau kita lihat apa yang sudah terjadi di negara-negara lain, China, Italia, Jerman dan negara-negara lain; kita bisa cukup percaya diri menyimpulkan (bahwa) Indonesia tidak akan terlalu berbeda,” imbuhnya lagi.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter