Update Corona 15 April: 5.136 Positif, 469 Sembuh, 446 Meninggal

Ilustrasi Covid-19. Foto: pexel.com

Jakarta, Talamedia.id – Pemerintah mengumumkan bahwa masih terjadi penularan virus corona yang menyebabkan wabah Covid-19 di Tanah Air. Berdasarkan data yang dihimpun hingga siang ini, Rabu (15/4/2020) pukul 12.00, ada penambahan 297 kasus.

Dengan demikian, secara akumulasi ada 5.136 kasus Covid-19 di Indonesia sejak kasus perdana diumumkan pada 2 Maret 2020 silam.

Hal ini diungkapkan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB pada Rabu sore.



“Secara keseluruhan kasus positif yang kita dapat hari ini adalah 297 pasien sehingga total terkonfirmasi positif akumulatif menjadi 5.136 orang,” ujar Achmad Yurianto.

Jumlah ini didapatkan berdasarkan jumlah pasien yang sudah diperiksa spesimennya, yaitu 33.001 orang. Hasil itu juga memperlihatkan bahwa 27.865 orang negatif virus corona.

Adapun, total spesimen yang diperiksa hingga 1 April 2020 pukul 12.00 WIB diketahui ada 36.431. Maksudnya, satu orang bisa diambil lebih dari satu kali pemeriksaan.

Dalam periode yang sama, Yuri juga mengumumkan bahwa ada penambahan 20 pasien Covid-19 yang dinyatakan sembuh.

Ini menyebabkan total pasien yang dinyatakan negatif virus corona berdasarkan dua kali pemeriksaan ada 446 kasus.

PSBB jangan lupa #dirumahaja

Namun, Yuri mengungkapkan kabar duka dengan adanya 10 pasien Covid-19 yang meninggal dunia dalam 24 jam terakhir. Total ada 469 pasien yang tutup usia setelah sebelumnya dinyatakan positif virus corona.

“Seperti yang kita saksikan bersama, dari data yang kita sajikan bahwa penularan masih terjadi, penyebaran penyakit masih terjadi,” ujar Yurianto.

Pemerintah pun mengajak masyarakat untuk saling bantu dan saling mengingatkan untuk mencegah penyebaran virus corona. Sehingga, langkah ini diharapkan bisa menekan jumlah penderita Covid-19 di Tanah Air.

“Mari kita bahu membahu untuk saling membantu. Saling menjaga untuk memastikan tidak ada lagi penularan,” ujar Yuri.

“Tidak ada lagi yang menular dan tidak ada lagi kelompok rentan masyarakat yang tertular,” kata dia.

Selain itu, Yuri berharap pasien yang melakukan isolasi diri di rumah atau secara kelompok di tingkat RW atau kelurahan dapat berjalan baik dengan bantuan masyarakat.

Masyarakat diharapkan tidak melakukan diskriminasi terhadap pasien Covid-19 yang menjalani pemeriksaan di rumah, rumah sakit, juga yang sudah sembuh.

“Jangan diskriminasi pasien Covid-19 yang sudah sembuh, yang telah kembali ke rumah,” ujar dia.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter