WHO Akui Bukti Baru Covid-19 Dapat Menyebar Lewat Udara

Sejumlah orang menjaga jarak di tempat publik. Foto/REUTERS

Jakarta, Talamedia.id – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengakui bukti baru bahwa virus corona menyebar melalui udara. Sebelumnya ratusan peneliti mendesak WHO memperbarui panduan tentang bagaimana Covid-19 menyebar antar manusia.

“Kita telah bicara tentang kemungkinan penyebaran lewat udara dan aerosol sebagai salah satu cara penyebaran Covid-19,” ungkap Maria Van Kerkhove dikutip Talamedia.id dari Sindonews, kepala teknis pandemi Covid-19 di WHO.

WHO sebelumnya menyatakan Covid19 menyebar lebih banyak melalui droplet dari hidung dan mulut orang terinfeksi yang dengan cepat jatuh ke bawah.

Namun dalam surat terbuka untuk WHO yang dirilis di jurnal Clinical Infectious Diseases, sebanyak 239 peneliti di 32 negara memberikan bukti. Mereka menemukan bahwa partikel virus yang mengapung di udara dapat menginfeksi orang yang menghirupnya.

Karena partikel yang terhirup itu dapat berada di udara, para peneliti meminta WHO memperbarui panduannya.

Saat berbicara di Jenewa, Benedetta Allegranzi, kepala teknis WHO untuk pencegahan dan kontrol infeksi menyatakan bukti ada tentang penyebaran virus corona lewat udara, tapi itu tidak definitif.

“Kemungkinan penyebaran di udara di tempat publik, khususnya dalam kondisi sangat khusus, padat, tertutup, ventilasi yang buruk seperti yang disebutkan, tidak bisa diabaikan,” papar dia dilansir dari Reuters, Rabu (7/7/2020).

“Meski demikian, bukti perlu dikumpulkan dan diterjemahkan, dan kita terus mendukung ini,” kata dia.

Setiap perubahan pada penilaian risiko penyebaran dapat mempengaruhi himbauan saat ini untuk menjaga jarak 1-3 meter.

Berbagai negara yang tergantung pada WHO untuk kebijakan panduan itu mungkin harus menyesuaikan langkah kesehatan publik untuk mencegah penyebaran virus corona.

Probo Agung Laksono
Reporter