Jubir China: Tiongkok adalah korban, bukan pelaku, apalagi kaki tangan Covid-19

Ilustrasi perang dagang Amerika dan China. Dok: KONTAN/Fransiskus Simbolon

Jakarta, Talamedia.id – Seorang juru bicara China pada hari Senin (20/4) mengecam beberapa politisi AS yang mengaku akan menuntut pihak China karena menyebabkan penyebaran global Covid-19.

Jubir tersebut meminta mereka untuk berhenti menyerang dan menyalahkan Tiongkok tanpa alasan yang jelas.

“Virus ini adalah musuh bersama bagi seluruh umat manusia dan dapat menyerang kapan saja, di mana saja.

China juga menjadi korban, bukan pelaku, apalagi kaki tangan Covid-19,” kata jubir Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang dikutip oleh Xinhua.

Geng mengatakan, China telah mengambil langkah-langkah paling komprehensif, ketat dan menyeluruh. Tujuannya untuk menahan Covid-19 dalam semangat yang terbuka, transparan, dan bertanggung jawab.



“China telah melakukan pengorbanan luar biasa, mengumpulkan pengalaman berharga, dan membuat kontribusi signifikan terhadap respons global. Komunitas internasional menjadi saksi dan memuji upaya dan kemajuan China,” katanya.

Dalam menghadapi krisis kesehatan publik yang besar dan penyakit menular. Masyarakat internasional harus berdiri dalam solidaritas dan bekerja bersama, bukan saling tuduh atau menuntut retribusi dan akuntabilitas, katanya.

“Flu H1N1 pecah di Amerika Serikat dan menyebar ke lebih dari 214 negara dan wilayah pada 2009, yang mengakibatkan hampir 200.000 kematian. Apakah ada yang meminta pihak AS untuk memberikan kompensasi?” Geng bertanya lagi.

“Pada 1980-an, AIDS pertama kali ditemukan di Amerika Serikat dan menyebar ke dunia. Adakah yang meminta Amerika Serikat untuk bertanggung jawab atas hal ini?” dia melanjutkan.

Juru bicara itu juga menyebutkan gejolak keuangan yang terjadi di Amerika Serikat pada 2008 dan akhirnya berkembang menjadi krisis keuangan global.

“Apakah ada yang meminta pihak AS untuk menanggung akibatnya?” Geng bertanya.

“AS harus memahami bahwa musuh mereka adalah virus, bukan China,” katanya.

“Menyerang dan mendiskreditkan negara lain tidak akan menghemat waktu dan nyawa yang hilang.”

“Kami berharap mereka yang berada di pihak AS menghormati fakta, sains, dan konsensus internasional, berhenti menyerang dan menyalahkan China tanpa alasan. Berhenti membuat pernyataan tidak bertanggung jawab, dan sebaliknya fokus pada memerangi epidemi di rumah dan mempromosikan kerja sama internasional,” tambahnya.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter