Sholat di Parkiran: Muslim Yerusalem berimprovisasi untuk Ramadhan

Umat ​​Muslim berdoa di kota pelabuhan Israel kuno Jaffa di tempat parkir kosong untuk sholat Ramadhan karena masjid ditutup karena COVID-19 di seluruh negara 27 April 2020. Foto: REUTERS / Corinna Kern

Jakarta, Talamedia.id – Beberapa saat setelah matahari terbenam, umat muslim di kota pelabuhan Jaffa, Israel, mulai memenuhi tempat parkir untuk salat tarawih berjemaah.

Pandemi Covid-19 diketahui telah memaksa masjid-masjid di Israel dan Palestina untuk tutup sementara. Dengan ditutupnya masjid, para jemaah berinisiatif untuk berkumpul di tempat parkir terbuka Masjid Al-Aqsa di Yerusalem seperti yang terlihat, dilansir dari Reuters pada Minggu (26/4).

Mereka menggunakan masker dan membawa sajadah sendiri. Saat melangsungkan salat mereka menggunakan marka tempat parkir untuk menjaga jarak dengan satu sama lain untuk salat tarawih pada Minggu (26/4/2020).

“Kami ingin tetap merasa seperti Ramadan walupun sedang terjadi pandemi Covid-19,” jelas Tarek Ghazi, Ketua Komite Muslim di Jaffa yang turut mengorganisasi salat tarawih tersebut, dikutip dari Channel News Asia.



Jemaah kebanyakan berasal dari minoritas arab di Israel yang berjumlah 21% dari jumlah penduduk yang sebagian besar merupakan non-muslim.

Relawan komite turut berjaga di sekitar jemaah untuk memastikan agar jemaah tetap menjaga jarak saat salat sesuai dengan arahan pemerintah Israel.

Seorang Imam memimpin salat dengan melantunkan surat pendek melalui pengeras suara yang diikuti suara amin oleh jemaah.

Israel melaporkan lebih dari 15.000 kasus Covid-19 dengan 208 korban jiwa, sedangkan Palestina melaporkan 342 kasus dengan 2 korban jiwa di Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Di Yerusalem, umat muslim beralih ke gang-gang kota tua untuk salat di dekat daerah Masjid Al-Aqsa. Di masjid tersebut larangan beribadah sudah mulai berlaku pada Maret lalu dan telah diperpanjang sampai akhir Ramadan.

“Saya merasa tidak berdaya karena virus ini,” ucap Abu Belal Abu Senanah seorang warga kota tua yang beribadah di luar tempat suci tersebut.

Yerusalem dan kota lain di Israel dan Palestina merupakan rumah bagi situs yang dianggap suci bagi kaum Muslim, Yahudi, dan Nasrani. Ketiga agama ini sudah mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Probo Agung Laksono
Reporter