SpaceX Larang Karyawan Rapat Pakai Aplikasi Zoom, Ada Apa?

Roket SpaceX Falcon, yang membawa satelit komunikasi Arabsat 6A, lepas landas dari Kennedy Space Center di Cape Canaveral, Florida, AS, 11 April 2019. Foto: REUTERS / Thom Baur

Bandung, Talamedia.id – Perusahaan roket milik Elon Musk, SpaceX, melarang karyawannya melakukan rapat online menggunakan aplikasi Zoom, dengan alasan adanya “masalah privasi dan keamanan yang signifikan”.

Hal ini disampaikan perusahaan melalui memo internal perusahaan. Beberapa hari sebelum penegak hukum di Amerika Serikat (AS) pengguna tentang keamanan aplikasi populer ini, dilansir dari Reuters, Kamis (2/4/2020).

Dalam email bertanggal 28 Maret 2020, SpaceX memberi tahu karyawan bahwa semua akses ke Zoom telah dinonaktifkan dengan segera. Dua orang yang mengetahui masalah ini mengkonfirmasi surat tersebut.



“Kami memahami banyak dari kita menggunakan alat ini [aplikasi Zoom] untuk konferensi dan pertemuan online,” kata SpaceX dalam memo internet. “Silakan gunakan email, teks, atau telepon sebagai alat komunikasi alternatif.”

Pelarangan pemakaian aplikasi Zoom oleh SpaceX menunjukkan belum terjaminnya keamanan aplikasi ini. SpaceX dianggap salah satu bagian dari industri strategis karena memiliki kontrak dengan militer dan NASA.

Perwakilan SpaceX menolak mengomentari informasi ini. Zoom tidak langsung menanggapi permintaan komentar atas keputusan SpaceX. Akan tetapi, menyarankan pengguna untuk mengaktifkan semua fitur privasi yang ada di platform.

NASA juga sudah melarang karyawannya menggunakan Zoom. FBI Boston pada Senin lalu meminta agar tiadk melalukan rapat di situs tersebut secara publik atau membagikan link, setelah adanya laporan pertemuan oline sekolah menggunakan aplikasi Zoom disusupi orang tak dikenal atau yang disebut ‘Zoombombing’.

(pal)

Probo Agung Laksono
Reporter