Menlu AS Mike Pompeo Beberkan Alasan Jenderal Iran Dibunuh

Jenderal Iran Qassem Soleimani. Foto: AP Photo/Ebrahim Noroozi

 

Amerika Serikat memberikan penjelasan terkait penyerangan ke Irak lewat udara pada Jumat (3/1) dini hari. Serangan AS itu menewaskan Jenderal Iran sekaligus pemimpin Pasukan Quds, Qasem Soleimani.

Dikutip dari Reuters, Sabtu (4/1), Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan serangan itu bertujuan mengacaukan serangan yang akan dilakukan Iran yang diduga direncanakan oleh Soleimani. Serangan itu berpotensi membahayakan warga AS.

Dalam wawancara bersama Fox News dan CNN, Pompeo, enggan menjelaskan serangan yang akan dilakukan oleh Iran itu. Namun, keputusan penyerangan dan menjadikan Soleimani sebagai target merupakan informasi intelijen.”

Penyerangan itu bertujuan untuk mengacaukan ‘serangan (Iran) yang akan terjadi’ dan berdasarkan penilaian intelijen Soleimani dijadikan target,” kata Pompeo.

Menlu AS Mike Pompeo Foto: REUTERS/Carlos Barria

 

Sejumlah pejabat AS mengatakan Washington telah mengirimkan bantuan sekitar 3.000 tentara ke Timur Tengah. Hal itu untuk mengantisipasi meningkatnya ancaman terhadap pasukan AS yang sudah berada di sana.

Sebelumnya Pentagon menyebut terbunuhnya Soleimani merupakan perintah langsung Trump. Soleimani dihabisi nyawanya lantaran dituduh bertanggung jawab atas kematian pasukan dan militer AS di Irak.

“Jenderal Soleimani secara aktif mengembangkan rencana penyerangan terhadap diplomat AS di Irak dan wilayah sekitarnya, Jenderal Soleimani dan Pasukan Quds bertanggung jawab atas kematian warga AS dan koalisinya, serta melukai ribuan lainnya,” sebut Pentagon seperti dikutip dari AFP.



Sementara itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei naik pitam atas tewasnya Soleimani. Ia berjanji akan balas dendam dengan keji terhadap Amerika Serikat.”

Dengan berpulangnya dia, Insyaallah, pekerjaan yang ditinggalkannya tak akan berhenti, kami akan balas dendam dengan keji kepada penjahat yang membuat tangannya bersimbah darah darinya (Soleimani) dan martir-martir lainnya,” kata Khamenei.

Probo Agung Laksono
Reporter