Kapolda Jabar Jamin Natal dan Tahun Baru Berlangsung Aman

Ilustrasi — Pasukan keamanan Polda Jabar. (Ayobandung.com/Irfan Al-Faritsi)

Bandung, Talamedia.id – Apel gabungan yang diikuti oleh unsur TNI, Polri, Tim SAR, Satpol PP, dan Pemprov Jawa Barat sebagai persiapan Operasi Lilin Lodaya 2019 di gelar hari ini, Kamis (19/12) di Lapangan Gasibu, Bandung. Apel dipimpin oleh Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Nugroho Budi Wiryanto.

Dalam kesempatan itu, Pangdam III/Siliwangi membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis yang mengimbau seluruh pihak untuk tetap mewaspadai potensi-potensi yang dapat menganggu kelancaran perayaan Natal dan Tahun Baru, seperti terorisme, radikalisme, kemacetan dan lainnya.

Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Polisi Rudy Sufahriadi menyebut bahwa pihaknya akan mengerahkan 18.330 anggota untuk memastikan Natal dan Tahun Baru berjalan lancar dan aman. Jumlah tersebut belum termasuk tambahan TNI sebanyak 5.200 pasukan, serta dari instansi lain 4.029 personel. Nantinya, mereka akan disebar di seluruh wilayah Jawa Barat.

“Jumlah personel Polri di Jawa Barat 18.330, jumlah TNI 5.200 dan instansi lain 4.029,” ujarnya usai Apel Operasi Lilin Lodaya 2019, seperti dikutip dari Ayo Bandung.

Rudy menambahkan, secara khusus upaya pengamanan di sejumlah tempat ibadah telah selesai dipersiapkan. Untuk itu, ia berani menjamin bahwa perayaan Natal di Jawa Barat akan berlangsung dengan kondusif.

“Saya pastikan, saya bersama Pangdam III/Siliwangi menjamin keamanan perayaan Natal dan Tahun Baru. Jaminan kita pasti‎,” Ujarnya.



Dalam apel persiapan Operasi Lilin tersebut turut hadir Gubernur Jawa Barat, Ridwal Kamil, atau yang akrab disapa Emil.

Menurut Emil, berdasarkan laporan dari Kapolda Jabar dan Pangdam III/Siliwangi Mayor, untuk saat ini Jawa Barat dalam keadaan yang kondusif.

Ia yakin pihak Kepolisian dan TNI akan mengawal perayaan Natal dan Tahun Baru dengan cara yang elegan. Di sisi lain, ia berharap tak ada kelompok mana pun yang mencoba mengganggu ketertiban dan kelancaran Natal dan Tahun Baru di Jawa Barat. Bila ada yang berniat buruk, tambah Emil, mereka akan berhadapan langsung dengan TNI dan Polri.

“Jadi saya mempersilakan warga untuk bersuka cita dalam menyambut tahun baru. Begitu pun dengan Umat Kristiani dipersilakan menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman,” pungkasnya, seperti dikutip dari Pikiran Rakyat.

(muh)