Jejak Tim Secret pada Dream League S13: The Leipzig Major 2020


Talamedia.id – Tim Secret Dota 2 yang dikapteni oleh Puppey kembali menambah perolehan gelar majornya. Turnamen terakhir yang dilakoninya membuat mereka mampu meraih hadiah sebesar $300.000 dan 4.850 dpc point.

Hadirnya patch baru yang didominasi oleh neutral items, tim ini mampu beradaptasi dengan cepat. Langkah mulus mereka diperlihatkan sejak melewati regional qualifier. Tidak mengikuti series major chengdu membuat tim secret harus melakoni open qualifier bersama tim besar lainnya, nigma.

Tak terkalahkan pada fase tersebut, tim secret melaju di closed qualifier. Tergabung di grup B closed qualifier Eropa bersama Alliance, tim secret hanya kalah sekali melawan vikin.gg. Kemudian, pada babak play off, tim Secret menghempaskan Nigma dengan skor 2–1.



Tergabung bersama Vici Gaming, Beastcoast, dan Chaos esport club di grup B, lagi-lagi performa baik ditunjukan oleh mereka. Hanya 1 kali kalah saat melawan Vici Gaming membuat tim secret memuncaki klasemen grup dengan skor 4–1. Melalui upper bracket, Fnatic mencoba menghadang akan tetapi gagal.

Game kedua dari best of 3 pada match tersebut sungguh luar biasa. Setelah tertinggal 0–1, tim secret memaksakan kemenangan dengan menghabiskan waktu selama 1 jam untuk membongkar pertahanan Fnatic. Pada game ke-3, Yapzor dan matumbaman menjadi kunci kemenangan secret.

Kembali bertemu dengan Alliance pada babak upper bracket berikutnya membuat tim secret lebih percaya diri. Buktinya mudah saja bagi mereka melibas dengan skor telak 2–0. Momentum kemenangan tersebut dimanfaatkan dengan baik kala menghadapi tim asal China, yaitu Vici Gaming.

The Leipzig Major


Lich yang menjadi andalan puppey pada match itu dapat mengkordinir 4 kawan bermainnya dengan baik. Dengan begitu, hasil 2–0 menjadi milik tim Secret dan mereka menembus partai final.

Evil Geniuses yang akhirnya mematahkan kutukan “third place” mereka yang dialami sejak tahun lalu. Pada major kali ini, setelah mengalahkan Vici Gaming yang harus turun dari upper bracket, terpaksa melawan tim Secret.

Jika berdasarkan performa selama turnamen major ini, tim secret dapat mengalahkan EG dengan mudah. Tapi pada kenyataannya, tim secret dipaksa untuk bermain 5 game pada pertandingan final tersebut. Skor 3–2 menjadi milik secret.

Matumbaman, carry player dari tim secret, menggunakan 5 hero yang berbeda pada tiap gamenya melawan tim EG pada final ini. Kemenangan ini menjadi pembuktian dari Matumbaman. “I’m not the problem” ditujukan kepada rekan terdahulunya di tim Liquid, sekarang nigma, yang telah mengeluarkannya.

Penulis : Kapten Jendra
Editor : Probo Agung Laksono