Kembalinya OG “back to back Champion”

Tim OG Dota 2. Foto: OG Official

Bandung, Talamedia.id – Penguasa ranah Dota 2 sejak tahun 2018 ini, akhirnya kembali mengikuti event resmi valve. Series ESL One yang direncanakan akan bertempat di Los Angeles pada bulan Maret 2020 merupakan langkah awal tim OG dalam mengikuti Dota Pro Circuit musim ini.

Sama dengan tahun sebelumnya, OG memutuskan untuk hiatus sejenak setelah menjuarai turnamen The International 2019 kurang lebih selama 3 bulan.

Tentu saja tim ini sangat ditunggu-tunggu oleh para pemain dota 2 di seluruh dunia untuk kembali tampil pada setiap turnamen valve. Pada bulan November, NoTail mengumumkan adanya tim baru pada organisasi OG.



Merekrut pemain professional kelas 2, OG.seed hadir sebagai salah satu project dari NoTail sendiri. Peksu sebagai kapten tim OG.seed, serta madara, Chessie, XIbbe, dan Zfreek. Tim ini sudah melakukan debut pada kualifikasi terbuka Dreamleague season 13. Akan tetapi langkahnya dihentikan oleh tim Nigma.

Sama seperti tahun sebelumnya juga, Ana, posisi Carry dari tim OG memutuskan untuk fokus dengan pendidikannya terlebih dahulu. Begitu pula dengan Ceb. Pemain asal Perancis ini tidak benar-benar meninggalkan organisasi, hanya saja dirinya mengungkapkan bahwa saat ini ingin lebih berada di balik layar kompetisi professional dota 2. Kabar mengejutkan dari support 4 terbaik pada saat ini, yaitu JerAx.

JerAx Pensiun Dini dari Dota 2

Ia, memutuskan untuk pensiun dini dari scene professional dota 2. Kehilangan motivasi bermain adalah salah satu penyebabnya. Setelah dua kali secara beruntun menjajaki kasta tertinggi dota 2, ia mengatakan bahwa saat ini tidak ada lagi kesenangan untuk bermain dota secara professional.

Namun, dirinya tidak akan benar-benar akan meninggalkan dunia eSport. Ada kemungkinan JerAx akan berpindah haluan ke CS:GO karena baru-baru ini, OG pun membuat divisi CS:GOnya.

Logo Tim OG. Dok: Liquidpedia

Hanya tersisa TopSon dan NoTaiL, lagi-lagi OG memberikan kabar yang mengejutkan publik Dota 2. SumaiL, MidOne, dan Saksa bergabung dengan OG. SumaiL diperkenalkan ke public setelah Premier Dota True Sight di Berlin pada bulan Januari lalu. Lalu secara berurutan pada media sosial OG, Saksa dan MidOne diumumkan.

Publik yang terkejut dengan hadirnya 2 midlaner pada tim ini. SumaiL yang bersinar bersama Evil Geniuses dan MidOne yang sudah menjadi trademark midlaner dari Tim Secret. Sedangkan Saksa yang sudah pasti menggantikan posisi yang ditinggalkan JerAx.

Wabah pandemic covid-19 ini membuat kompetisi professional dota berhenti.

Semua pertanyaan publik pun terjawab ketika OG mengikuti open qualifier ESL One 2020. SumaiL turun sebagai carry dan MidOne menggantikan Ceb yang merupakan posisi 3 atau offlaner. Sepanjang kualifikasi semua yang diragukan oleh public seakan sirna.

Dapat dikatakan OG lolos ke ESL One major dengan tanpa hambatan yang berarti. MidOne memberikan sentuhan yang berbeda ketika mengisi posisi offlaner. Permainan agresif dari TopSon dan SumaiL terlihat terorganisir di bawah set-up gameplay yang dimiliki MidOne.

Publik yang sudah menanti ESL One terpaksa harus sabar menunggu. Terima Kasih kepada Wesave! Charity Play yang membuat para penikmat dota 2 senang. 24 tim dota 2 mengikut event ini, OG pun juga.

Dan lagi, ada kejutan yang diberikan oleh NotaiL dan kawan-kawan. MidOne dan TopSon tidak bisa mengikut turnamen ini. Maka, masuklah Ceb dan madara dari OG.seed. Perubahan posisi pun dilakukan. Seperti, NoTaiL menjadi Carry dan SumaiL menjadi support 5. Meskipun event ini dianggap beberapa pihak sebagai hiburan, OG terlihat menutupi strategi yang akan digunakan pada kompetisi berikutnya.

(znd)