Gotong Royong, Nadiem Makarim Luncurkan RECON

Mendikbud dan Dikti Nadiem Makarim memimpin rapat pertama dengan eselon 1 dan 2 Kemendikbud, Kamis (24/10/2019). Foto: Twitter/Kemdikbud_RI

Jakarta, Talamedia.id – Nadiem Makarim mengatakan Kemendikbud melalu Ditjen Dikti mengembangkan sebuah program online untuk memfasilitasi pelibatan publik dalam penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Aplikasi itu diberi nama Relawan Covid-19 Nasional atau RECON.

Nadiem melanjutkan, program ini merupakan platform berbasis web yang menjadi media monitoring dan evaluasi bagi program relawan kemanusiaan Ditjen Dikti. Serta membantu kegiatan preventif dan promotif penanganan Covid-19 di Tanah Air.

“Saya ucapkan selamat atas diluncurkannya aplikasi ini. Semoga semakin memudahkan masyarakat dalam mengatasi pandemi ini, serta bagi para relawan dan pembimbingnya untuk melakukan tugas-tugasnya dalam membantu Pemerintah menangani pandemi Covid-19,” kata Nadiem Makarim melalui pernyataan tertulis yang diterima Tagar, Senin, 13 April 2020.



Sampai saat ini juga sedang dalam proses diintegrasikan dengan aplikasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Mantan CEO Gojek itu menyebut platform RECON menjadi sangat penting menghubungkan kerja berbagai relawan kemanusiaan Ditjen Dikti secara nasional dari masing-masing wilayah tugas. Dia juga yakin, melalui program itu, ke depan virus corona dapat teratasi.

Gotong Royong = Kolaborasi

“Semangat gotong royong, kemampuan kita untuk berkolaborasi, mengesampingkan berbagai macam perbedaan dan mengedepankan tujuan bersama untuk melawan Covid-19 akan sangat menentukan seberapa cepat kita bisa melalui masa sulit ini,” ucapnya.

Terkait program RECON, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti), Nizam menjelaskan program ini didesain sebagai media manajemen relawan Covid-19. Terutama, kata dia, bagi relawan mahasiswa kesehatan yang sudah tergabung di sini.

“RECON berfungsi memfasilitasi relawan untuk dapat memberikan layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta pendampingan secara daring kepada masyarakat,” ujar Nizam.

Mantan CEO Gojek itu menyebut platform RECON menjadi sangat penting lantaran menghubungkan kerja berbagai relawan kemanusiaan Ditjen Dikti secara nasional dari masing-masing wilayah tugas. Dia juga yakin, melalui program itu, ke depan virus corona dapat teratasi.

“Semangat gotong royong, kemampuan kita untuk berkolaborasi, mengesampingkan berbagai macam perbedaan dan mengedepankan tujuan bersama untuk melawan Covid-19 akan sangat menentukan seberapa cepat kita bisa melalui masa sulit ini,” ucapnya.

Terkait program RECON, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Plt. Dirjen Dikti), Nizam menjelaskan program ini didesain sebagai media manajemen relawan Covid-19. Terutama, kata dia, bagi relawan mahasiswa kesehatan yang sudah tergabung di sini.

“RECON berfungsi memfasilitasi relawan untuk dapat memberikan layanan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) serta pendampingan secara daring kepada masyarakat,” ujar Nizam.