Manfaat Merger Gojek x Tokopedia

Ilustrasi merger Gojek x Tokopedia. Dok: Ist

Jakarta, Talamedia.id – Merger Gojek dan Tokopedia menjadi Grup GoTo belum lama ini memunculkan harapan para driver Gojek untuk mendapatkan kenaikan bonus dan insentif. Hal ini mengingat nilai gabungan atau Gross Transaction Value (GTV) gabungan lebih dari 22 miliar dollar AS atau Rp 314 triliun (kurs Rp 14.282 per dollar AS).

Merger juga menggabungkan transaksi menjadi sebesar 1,8 miliar transaksi pada tahun 2020, dan ditargetkan berkontribusi lebih dari 2 persen terhadap PDB Indonesia di tahun ini.

Dilansir dari Kompas.com, Chief Food Officer Gojek Group Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan, kerja sama ini meningkatkan peluang driver memperoleh order yang lebih banyak lagi, dan otomatis meningkatkan pendapatan driver.

“Kalau kita ngomong soal 2 juta mitra driver Gojek, GoTo menawarkan jumlah permintaan yang meningkatkan transasi setiap harinya. Sehingga mereka menadapatkan banyak orderan. Dari situ kita melihat opportunity yang luar biasa,” kata Catherine secara virtual, Senin (24/5/2021).

Catherine jua mengatakan, driver mendapatkan keuntungan dari kemudahan yang ditawarkan kepada konsumen, di mana belanja semakin lebih mudah. Namun, ini tentu baru awalan, ke depan ia berharap jumlah transaksi bisa terus bertumbuh.

Ilustrasi merger Gojek x Tokopedia. Dok: Ist

“Penggabungan ini memudahkan user untuk menambahkan transaksi mereka. Karena semua tergabungkan, belanja lebih mudah, dan ini dampaknya ke merchant dan driver. Tapi ini baru awalnya, mudah-mudahan dengan gabungan ini skalanya bisa lebih besar,” ungkap Catherine.

Meski GoTo diyakini lebih besar ke depannya, sejauh ini GoTo belum ada rencana untuk melakukan perubahan sistem terkait dengan insentif kepada mitra Driver.

“Dengan peningkatan orderan ini menjadi peluang yang sangat baik untu teman-teman driver dan untuk peningkatan pendapatan mereka. Sampai saat ini kita belum dalam tahap perubahan sistem apa pun,” ungkap Head of Logistics Gojek Group, Steven Halim.