Video Call 8 Orang di WhatsApp Sudah Bisa Digunakan

ilustrasi WhatsApp. Dok: mashable.com

Jakarta, Talamedia.id – Pengguna WhatsApp, mulai hari ini, Rabu (29/4/2020), sudah bisa menggunakan fitur group video call dengan delapan peserta sekaligus. Sebelumnya, panggilan video di WhatsApp hanya bisa dilakukan maksimal empat orang.

Fitur ini hadir melalui pembaruan terbaru untuk perangkat Android dan iOS. Pengguna iOS dapat melakukan pembaruan melalui App Store ke versi 2.20.50.

Sementara untuk perangkat Android, pembaruan ini belum tersedia di Google Play Store. Namun, pengguna bisa mengunduh WhatsApp versi 2.20.141 melalui laman resmi WhatsApp untuk Android lewat tautan berikut ini.



Panggilan video delapan orang ini bisa dilakukan melalui tab “Call“. Pada tab tersebut, terdapat pilihan “New Group Call“.

Dengan tombol itu, pengguna bisa melakukan panggilan video grup sebanyak delapan orang.

Perlu diingat, agar panggilan delapan orang ini bisa dilakukan, semua peserta harus sudah memperbarui ke WhatsApp versi terbaru.

Jika tidak, panggilan grup dengan delapan peserta tidak akan bisa dilakukan.

Seiring dengan kebijakan stay at home yang marak diterapkan di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia, popularitas aplikasi telekonferensi seperti Zoom belakangan meroket.

WhatsApp pun merasa perlu menambah batasan jumlah partisipan dalam group video chat karena banyak diminta oleh penggunanya. Terlebih lagi, WhatsApp merupakan salah satu dari segelintir aplikasi yang menawarkan sekuriti lewat end-to-end encryption.

“Jadi, kemampuan untuk tidak terbatas menghubungi hanya empat orang, tapi delapan sekaligus, adalah sesuatu yang penting pada saat seperti ini,” ungkap CEO Facebook, Mark Zuckerberg.

Dia menambahkan bahwa layanan WhatsApp dan Messenger besutan Facebook mengalami lonjakan penggunaan video call semasa pandemi, hingga dua kali lebih tinggi dibanding sebelumnya.

“Untuk kategori yang lebih spesifik seperti group video chat, jumlah panggilannya naik hingga 10 kali lipat atau lebih,” imbuh Zuckerberg.

Probo Agung Laksono
Reporter